| Distribusi Listrik |
|
|
|
| Written by Administrator |
| Wednesday, 25 February 2009 03:29 |
|
Sumber utama listrik kampus Kwala Bekala diasumsikan akan menggunakan tenaga dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) walaupun ketersediaan tenaga listrik dari PLN pada saat ini sangat terbatas. Bersamaan dengan masa pembangunan ini diharapkan kekurangan tenaga listrik dan pemadaman yang sering terjadi sudah dapat teratasi dengan pembangunan-pembangunan yang dilakukan juga oleh PLN. Untuk sistem cadangan tenaga listrik yang dibutuhkan apabila terjadi pemadaman atau pemutusan tenaga dari PLN akan menggunakan generator set (genset) yang akan disediakan di setiap bangunan atau kelompok bangunan tertentu dan menjadi bagian dari pembangunan dari bangunan tersebut. Sistem Distribusi Listrik: Dengan luasnya areal kampus Kwala Bekala maka dibutuhkan sistem distribusi tegangan menengah (20 kv) dengan menempatkan beberapa unit bangunan gardu (rumah trafo) yang akan menurunkan tegangan tinggi menjadi tegangan rendah (220/300 v). Sistem distribusi di areal kampus akan menggunakan instalasi di bawah tanh (underground) untuk pemasangan kabelnya dan menggunakan bangunan untuk penempatan trafo (gardu) dan panel distribusi listrik. Untuk pembangunan yang dilakukan USU akan menggunakan meteran listrik tersendiri yang akan dipasang pada gardu utama dan untuk bangunan hunian, asrama dan fasilitas umum akan memiliki trafo tersendiri yang terpisah dari USU dengan meteran listrik yang terpasang pada bangunan hunian, asrama dan fasilitas umum tersebut. Pembangunan: Dengan adanya tahap pembangunan pada kampus Kwala Bekala, maka untuk penghematan biaya pembangunan distribusi listrik dan biaya sambungan baru juga harus mengikuti tahap-tahap bangunan tersebut. 1. Pembangunan Tahap 1 Tahap pembangunan ini menjadi bagian terbesar dari pelaksanaan pembangunan distribusi listrik yang terdiri dari:
2. Pembangunan Tahap 2 Pembangunan tahap 2 ini disesuaikan dengan pembangunan kampus Kwala Bekala. Sebagian daya pada pemakaian tahap 2 ini menggunakan kelebihan daya pada pembangunan tahap 1 seperti bangunan asrama tahap 2 ini menggunakan kelebihan daya pada pembangunan tahap 1 seperti bangunan asrama tahap 3 dan beberapa gedung kuliah lainnya. Pembangunan tahap 2 meliputi:
3. Pembangunan Tahap 3 Pembangunan tahap 3 ini bentuk pelaksanaannya dan volumenya hampir bersamaan dengan pembangunan tahap 2. Pembangunan tahap 3 dapat saja berubah sesuai dengan perubahan-perubahan yang terjadi khususnya pada perubahan pada pembangunan kampus Kwala Bekala tahap 3 yang disesuaikan dengan kbutuhan pada saat itu, begitu juga dengan jumlah ketersediaan daya listrik pada saat itu yang disesuaikan dengan kelebihan atau keurangan dari kebutuhan daya listrik sebelumnya. |
| Last Updated on Friday, 13 March 2009 04:24 |